Penerapan Gerakan Literasi Keagamaan Bagi Siswa Sekolah Dasar di Lembang Rumandan Kabupaten Tana Toraja

Authors

  • aida nurhanafiah UIN Sultan Syarif kasim Riau
  • Darmawati Abumas IAIN Parepare
  • sundari rahman STIE Makassar Maju

Abstract

Literasi Keagamaan merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi siswa sebagai umat Muslim. Literasi Keagamaan berkaitan dengan mendasar mengenai teks-teks sentral yang menjadi inti keagamaan, sejarah, dan manifestasi kontemporer tradisi keagamaan yang terbentuk sesuai konteks sosial, politik, dan budaya. Selain menanamkan kecintaan membaca, literasi keagamaan juga dapat melatih siswa  berpikir kritis terhadap sumber ilmu  atau nilai-nilai agama yang diperolehnya dari buku teks, baik secara lisan, verbal, visual maupun digital.

Literasi keagamaan sangat penting karena membantu siswa  memahami dan membentuk pola berpikir kritis terkait  informasi dan nilai-nilai agama. Apabila permasalahan literasi keagamaan di Rumandan yang masih sangat rendah terus dibiarkan  tanpa adanya perbaikan dari berbagai pihak, maka hal ini akan mengancam pemahaman siswa terhadap informasi keyakinan dan nilai-nilai agama. Oleh karena itu, peneliti menilai perlu diciptakan gerakan literasi keagamaan di Lembang Rumandan untuk melahirkan generasi yang berwawasan islami. Peneliti melaksanakan pengabdian dengan tujuan  untuk menumbuhkan dan meningkatkan literasi keagamaan siswa sekolah dasar di desa Langdoan, Lembang Rumandan, Kecamatan Rano, Kabupaten Tana Toraja. Adapun bentuk kegiatan gerakan literasi keagamaan yang telah dilaksanakan antara lain kegiatan membaca Al-Quran dimulai dari pengenalan huruf Hijaiyah beserta mengaji bersama dan pengenalan wawasan dasar keislaman seperti rukun iman, rukun islam, malaikat-malaikat, tata krama seorang muslim, tata cara bersuci dan doa-doa serta gerakan sholat. Di samping itu, peneliti juga menambah program gerakan literasi keagamaan dengan pengadaan poster tata cara sholat yang ditempatkan di mesjid.

Downloads

Published

2024-12-01